Kisah Hero Pudge Dota 2

Kisah Hero Pudge Dota 2

Pudge adalah salah satu hero favorit pemain Dota 2. Ia sangat dikenal dengan kait miliknya yang sangat besar. Lalu darimanakah ia berasal dan dimanakah ia mendapatkan senjata miliknya? Yuk simak cerita hero Dota 2 Pudge berikut ini. Sebelum perang besar terjadi, ada seorang Necromancer kuat yang sedang mengembara di tempat bekas peperangan kuno. Semua Necromancer berlatih sihir yang berhubungan dengan kematian, tapi Necromancer yang satu ini hanya menyukai hal yang berkaitan dengan mayat yang ingin dihidupkan kembali.

Saat dia berkelana melewati tanah tandus, ia berhasil menemukan beberapa mayat yang telah diawetkan lalu membawa mayat-mayat tersebut ke kediaman miliknya yaitu gua yang gelap dan suram. Setelah berlatih kemampuan sihirnya selama beberapa dekade, ia pun berhasil menghidupkan ratusan mayat pejuang.

Sang Necromancer ini pun sangat dikagumi dan dihormati di antara para penyihir Necromancer lainnya. Ia dihormati karena kemampuan sihirnya yang sangat hebat bahkan bisa menghidupkan ratusan mayat hidup sekaligus. Tapi Necromancer ini tidak puas dengan hal tersebut, ia ingin sesuatu yang lebih hebat lagi!

Sang Necromancer ini pun berpikir sembari melihat prajurit mayat hidupnya. Ia merasa bahwa ia membutuhkan suatu mayat hidup yang sangat keji dan kuat. Nantinya mayat hidup tersebut akan menjadi jenderal bagi para prajurit mayat hidup miliknya. Walau menyadari bahwa aksinya ini sangat berbahaya dan sangat sulitnya baginya, ia tidak peduli akan hal itu.

Keserakahan dan kesombongan akan kekuatan miliknya membuat ia tidak bisa dihentikan. Sang Necromancer ini pun lalu pergi ke tempat yang sangat jauh yaitu Endless Carnage. Dalam pikirannya, rencana yang ia miliki sudah sangat sempurna. Yang ia butuhkan sekarang adalah sebuah mayat yang kuat dan cocok untuk menjadi jenderal.

Untungnya tempat yang ia kunjungi ini, Endless Carnage adalah tempat yang terkutuk karena semua makhluk hidup yang mati disini tidak akan membusuk bahkan setelah bertahun-tahun lamanya. Kabut berwarna biru menutupi hampir seluruh permukaan tanah di daerah itu. Kabut itu menandakan bahwa tempat tersebut adalah tempat terkutuk di mana tidak ada kehidupan yang ada di sana.

Dengan bantuan prajurit mayat hidupnya, ia berhasil menemukan beberapa mayat yang sempurna untuk digunakan sebagai prajurit barunya. Sesaat ia ingin pulang kembali ke gua, salah satu prajuritnya menemukan sebuah pengait daging yang besar dan tertancap di salah satu mayat. Ia pun lalu membawa mayat tersebut beserta pengaitnya untuk dihidupkan kembali.

Necromancer ini sangat yakin bahwa mayat yang memiliki pengait ini akan menjadi mahakarya miliknya. Saat tiba di gua mililknya, ia pun langsung menyiapkan segala sesuatunya untuk ritual. Ia mengambil semua bagian penting yang ada di masing-masing mayat yang ia temukan lalu ia satukan kembali ke dalam satu mayat. Dengan begitu ia pun berhasil membentuk suatu mayat hidup yang besar dan sangat menakutkan.

Bahkan Necromancer ini sempat ragu untuk menghidupkan mayat mengerikan ini, tapi karena keinginannya akan kekuatan membuatnya harus menghidupkan mayat ini. Ia pun memulai ritual hitam untuk menghidupkan mayat besar dan mengerikan ini. Selama ritual ini berlangsung, seluruh bagian di gua ini dipenuhi oleh bayangan yang membuat gua ini sangat gelap.

Beberapa saat kemudian kedua mata dari mayat ini terbuka, menandakan bahwa mayat ini telah hidup. Dia itulah hero Dota 2 Pudge. Ia adalah mahakarya dari sang Necromancer dan juga merupakan kesalahan fatal yang terakhir dalam hidupnya. Mayat hidup yang besar ini mendekati sang Necromancer dan sesuatu yang mengerikan pun terjadi.

Sang Necromancer tidak dapat mengendalikan pikiran dari mahakarya miliknya ini, karena otak dari mayat ini terlalu keras dan sulit untuk dimasuki. Mayat ini pun mengikuti kemauan dirinya sendiri yaitu membunuh. Setelah membunuh beberapa mayat hidup yang dimiliki oleh Necromancer, mayat besar ini pun pada akhirnya membunuh tuannya sendiri dengan cara memakannya hidup-hidup.

Setelah memakan hidup-hidup Necromancer, mayat ini akhirnya mendapatkan kesadarannya sendiri. Ia pun lalu mengambil pengait daging yang besar itu lalu menghabisi sisa prajurit mayat hidup yang dimiliki oleh Necromancer. Setelah kejadian ini, kabar tentang kematian Necromancer yang hebat pun tersebar luas. Orang-orang dan para Necromancer menyebut pembunuh Necromancer ini dengan sebutan Pudge (orang gemuk).

Pudge lalu mengembara siang dan malam di tempat dimana perang berada. Ia memakan, membunuh dan memutilasi musuh-musuhnya dan menyebut dirinya sebagai Butcher. Hal itu ia lakukan untuk bertahan hidup sembari menunggu datangnya perang besar yang akan terjadi nantinya.

admin Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *